Jumpa lagi dengan mimin (admin) sianeukatjeh.blogspot.com kali ini mimin ngepost tentang kisah mimin ketika Tsunami.
Berhubung hari ini memperingati Tsunami yang ke 9 di Aceh makanya mimin pengen ngepost yang berkenaan dengan Tsunami . yaitu kisah mimin ketika Tsunami..
Selamat membaca :')
Pada Tanggal 26 Desember tepatnya pada pukul ± 08.00 wib terjadi gempa yang sangat dahsyat , dulu masih seru-serunya film doraemon heheh :) namanya aja masih masa kanak-kanak , mimin cuman sempat nonton sebentar karena berhubung mimin pada hari itu ada agenda mau ke laut bareng keluarga, mimin pun bergegas mandi, ketika mimin lagi asik-asiknya mandi terjadi sedikit goncangan yang semakin lama semakin kencang dan mimin pun agak sedikit bingung apa yang terjadi dengan kepala mimin,ternyata tak lama kemudian mama berteriak "gempaaaa - gempaaaaa" mimin pun di suruh keluar dari rumah dan mimin pun mengikuti kata beliau untuk keluar dari rumah sangking gugupnya niiii, mimin bawa sikat gigi sama handuk keluar rumah bukan takut gempa tapi lihat mama yang agak aneh ketakutan heheh maklum lah masih kanak-kanak sob :)..
Di jalan depan rumah mimin, mimin melihat para warga yang sudah pada gelisah dengan terjadinya gempa yang sangat dahsyat ini, yaitu berkekuatan 9,3 menurut skala Richter dan semua warga pun berzikir untuk meminta pertolongan kepada Allah SWT, dan mimin pun mulai terdiam dari kecerian dan mulai gelisa :( tak lama kemudian banyak orang yang berlarian dari arah banda aceh ke daerah yang lebih tinggi sambil berteriak "air laut naik - air laut naik" dan warga kampung mimin pun semuanya pada gelisah dan ketakutan merekapun pergi ke tempat yang lebih tinggi dan banyak yang menuju ke gunung tapi berbeda dengan mimin dan keluarga , mimin malah netap di depan rumah, di karnakan ayah kurang percaya dengan keadaan tersebut , ayah pun pergi untuk mencari informasi yang lebih jelas mengenai berita tersebut, selepas kepergian ayah wargapun sudah mulai kosong dari tempat tinggalnya, mimin melihat kawan - kawan mimin yang pada berlarian dengan keluarganya masing-masing , kemudian mimin memanggil kawan dekat atau kalau sekarang disebut dengan kata best friend heheheh
dia pun pisah dari orang tuanya untuk gabung bersama mimin , setiakan kawan mimin heheh
hiburan dikit ...
lanjuuuut,

mimin , best friend mimin, dan keluarga tercinta mimin pun tetap pasrah dengan keadaan yang bentar-bentar gempa demi menunggu sang ayah pulang ..
Tak lama kemudian terlihat mobil polisi dari kejauhan dan mendekat ketempat kami , kemudian kata pak poilisi kepada kami " Tenang keadaan sudah aman , air sudah berhenti sampai di simpangan neusu, sekarang para warga yang sudah berlarian ke arah gunung akan kami informasikan untuk turun kembli karena ditakutkan akan berjatuhan batu dari gunung" akhirnya kami lega mendengar informasi dari pak polisi dan tak lama kemudian ayah sampai kerumah , dan warga pun sudah kembali dan ngumpul untuk zikir bersama.
Beberapa jam kemudian saudara mimin mengantar kakak sepupu mimin yang terkena Tsunami dengan pakaian compang - camping dan dia menangis akibat kedua anaknya lepas dari pelukannya dan hilang dibawa gelombang Tsunami :'( , kami beserta warga ikut berduka cita atas musibah yang menimpanya .
Hari pun mulai gelap dan kami pun memasang tenda di depan rumah masing-masing karena ditakutkan runtuhnya bangunan rumah akibat gempa susulan, malam sudah gelap gulita tak ada lampu, hanya ada sebatang lilin besar di tenda mimin , perut mulai lapar dan makan makanan apa adanyaa, dan mimin pun mulai ngantuk dan tertidur ..
Mataharipun mulai terbit dan hari semakin cerah mimin merasakan hari yang sangat berbeda dari hari-hari sebelumnya. banyak mayat-mayat bergelimpangan diberbagai wilayah menciptakan suasana mencekam serta mengerikan, Bau busuk mayat manusia dan binatang membumbung di setiap sudut daerah . Warga Aceh mencari keluarga dan saudaranya yang terkena bencana Tsunami, ada yang dapat jasadnya dan ada juga yang telah tiada.
Karena penguburan yang tidak mungkin dilaksanakan satu per satu.hingga beberapa hari pasca bencana, pemandangan mayat yang membusuk masih banyak terlihat di sepanjang jalan. Sehingga pemerintah daerah mengambil keputusan untuk menguburkan jasad para korban Tsunami secara masal. Jangan heran jika sobat-sobat semua ke aceh, akan banyak sobat-sobat temukan kuburan masal para korbanTsunami di daerah Aceh.
Meskipun begitu kami harus menghadapi musibah ini dengan lapang dada alahmdulillah masih diberikan umur panjang. Setiap musibah pasti ada hikmah yang terkandung didalamnya. Jumlah korban tsunami aceh yang sangat banyak membuat masyarakat dunia terketuk pintu hatinya untuk membantu,hampir seluruh negara yang ada di dunia ini mengirimkan tanda simpatinya kepada masyrakat Aceh.
sehinnga seiring waktu berjalan, segala perbaikan terus berjalan sehingga kembali bagus seperti sekarang ini. Banyak hikmah yang dapat kita petik dari bencana ini baik di bidang keagamaan,kemanusiaan dan juga lingkungan.
Itulah kisah 9 tahun silam yang terjadi di penghujung tahun 2004 silam. ini cerita mimin mana cerita muu :D
Sekian dulu post dari mimin , post selanjutnya mimin mau ngebahas tentang museum yang mengukir sejarah tsunami di Aceh , mau tau museum apa itu?
Sekian dulu post dari mimin , post selanjutnya mimin mau ngebahas tentang museum yang mengukir sejarah tsunami di Aceh , mau tau museum apa itu?
Tunggu episode postingan mimin berikutnya hehehe
Assalamu'alaikum.wr.wb
Assalamu'alaikum.wr.wb

Tidak ada komentar:
Posting Komentar